Sejarah KITA INDONESIA
KITA INDONESIA lahir dari semangat panjang perlawanan terhadap ketidakadilan, pembungkaman suara rakyat, dan pembiaran terhadap penyalahgunaan kekuasaan. Gerakan ini tumbuh dari sekelompok mantan aktivis, seorang profesional dan akademisi dan secara khusus tumbuh dari jejak langkah Arham MSi La Palellung, seorang aktivis 98, pegiat hak asasi manusia, dan tokoh pers independen, yang selama lebih dari dua dekade konsisten berada di barisan paling depan dalam mengawal demokrasi, mengungkap dugaan korupsi, dan membela hak-hak sipil masyarakat kecil.
Di tengah makin lemahnya pengawasan terhadap kekuasaan, dan tumpulnya banyak instrumen hukum, muncul kebutuhan untuk membangun gerakan akar rumput yang terorganisir, berjejaring, dan berbadan hukum. Maka pada tahun 2024, Koalisi Organisasi Masyarakat Pengawas Integritas, Transparansi, Akuntabilitas Indonesia (KITA INDONESIA) resmi dibentuk sebagai sebuah perkumpulan terbuka dengan cakupan nasional, berbasis di Makassar.
KITA INDONESIA bukan hanya organisasi, tapi perlawanan kolektif yang dilandasi kesadaran: bahwa rakyat harus menjadi pengawas kekuasaan. Bahwa kebenaran tak boleh dibiarkan sendiri. Dan bahwa bangsa ini hanya bisa diselamatkan jika suara-suara jujur diberi tempat, kekuatan, dan perlindungan.
Sejak berdiri, KITA INDONESIA telah merintis sistem pelaporan masyarakat, membangun kanal advokasi, menjalin kerja sama dengan komunitas dan media, serta menginisiasi pelatihan rakyat pelapor di berbagai daerah. Semua dilakukan dengan satu tekad: menghadirkan kekuatan sipil yang mampu menekan, mengawal, dan, bila perlu, menggugat kekuasaan yang menyimpang.
~Inisiator & Pendiri KITA INDONESIA: Arham MSi La Palellung~


