KITA INDONESIA.COM, — Kondisi udara di Sorowako kecamatan Nuha kabupaten Luwu Timur, mulai diselimuti asap tebal yang menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah warga berinisiatif menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Ketebalan asap yang semakin terlihat dari hari ke hari memunculkan pertanyaan mengenai langkah antisipasi yang telah disiapkan pemerintah daerah. Bahkan, berdasarkan pengamatan yang disampaikan masyarakat, (15/10) Danau Matano yang biasanya menjadi penanda bentang alam pesisir danau, dilaporkan sudah tidak terlihat jelas dari arah Kota Sorowako.
Situasi ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya instansi yang membidangi kesehatan, lingkungan hidup, dan penanggulangan bencana.
Pemerintah melalui BPBD maupun instansi terkait diharapkan segera mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah perlindungan diri selama kondisi udara berkabut asap berlangsung.
Selain itu, pemerintah perlu memberikan informasi yang jelas mengenai kualitas udara, kemungkinan sumber asap, serta potensi dampaknya terhadap kesehatan. Informasi tersebut penting agar masyarakat tidak hanya mengandalkan inisiatif sendiri tanpa memperoleh panduan yang memadai dari pihak berwenang.
Paparan asap dapat memicu iritasi mata dan tenggorokan, batuk, serta memperburuk gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki penyakit pernapasan atau kondisi kesehatan tertentu.
Karena itu, masyarakat perlu mendapatkan panduan mengenai penggunaan masker yang sesuai, pembatasan aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, serta langkah yang harus dilakukan apabila mengalami keluhan kesehatan.
Pemerintah juga perlu melakukan pemantauan kualitas udara secara berkala dan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada masyarakat. Jika ditemukan kondisi udara yang tidak sehat, langkah perlindungan tambahan harus segera diinformasikan berdasarkan hasil pengukuran dan rekomendasi instansi kesehatan.
Jangan menunggu masyarakat jatuh sakit baru bertindak. Ketika asap semakin tebal dan jarak pandang mulai terganggu, keterbukaan informasi serta langkah pencegahan menjadi kebutuhan mendesak.
Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang akurat mengenai kondisi udara di wilayahnya. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar warga Sorowako, Malili, dan wilayah sekitarnya dapat melindungi diri dari potensi dampak buruk paparan asap.
Hingga penyebab dan tingkat pencemaran udara dapat dipastikan melalui pemeriksaan instansi berwenang, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah.(*)









