Dua Aksi Unjuk Rasa Warnai Isu Pertambangan di Luwu Timur dan Makassar

Luwu Timur, kitaindonesia.Com,– Dua aksi unjuk rasa yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan berlangsung pada Selasa (22/7). Aksi tersebut dilakukan oleh masyarakat Pongkeru, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, dan kelompok petani merica dari Tanah Malia, Kecamatan Towuti, yang menggelar demonstrasi di Kota Makassar.

Aksi pertama dilakukan oleh masyarakat Desa Pongkeru yang menutup akses jalan hauling milik PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) di kawasan KM 14. Massa menuntut agar perusahaan memberikan porsi yang lebih besar kepada kontraktor lokal, khususnya yang berasal dari wilayah Pongkeru.

Dalam tuntutannya, massa meminta sedikitnya 60 persen pekerjaan kontraktor dialokasikan kepada pelaku usaha lokal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Menurut Koordinator Lapangan, Teky, “keterlibatan kontraktor lokal dinilai masih belum mencerminkan harapan masyarakat terhadap manfaat ekonomi dari keberadaan aktivitas pertambangan PT CLM”

Sementara itu, aksi kedua berlangsung di depan kantor PT Vale Indonesia Tbk di Makassar. Aksi tersebut dilakukan oleh kelompok masyarakat petani merica dari Tanah Malia. Mereka menuntut agar PT Vale tidak melakukan aktivitas pertambangan di lokasi yang dipersoalkan sebelum terdapat penyelesaian yang dianggap adil dan tidak merugikan masyarakat petani.

Para peserta aksi menyampaikan bahwa penyelesaian persoalan yang mereka hadapi harus didahulukan sebelum kegiatan operasional pertambangan dilanjutkan. Mereka berharap perusahaan membuka ruang dialog dan mencari solusi yang dapat diterima oleh seluruh pihak.

Selain menyampaikan tuntutan kepada perusahaan, massa dari kedua aksi juga meminta Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan DPRD Luwu Timur tidak hanya menjadi penonton dalam persoalan yang terus berulang. Mereka berharap pemerintah daerah dan para wakil rakyat bersikap proaktif dengan memfasilitasi dialog, mencari solusi, serta memastikan penyelesaian berbagai persoalan antara masyarakat dan perusahaan dilakukan secara adil dan tidak merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, PT Vale Indonesia Tbk maupun PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan para demonstran. Belum ada informasi resmi mengenai hasil pertemuan, tindak lanjut, ataupun kesepakatan yang dicapai dari kedua aksi tersebut.(*)

banner 400x130

Pos terkait

banner 400x130