Rencana Perluasan Tambang PT PUL Disorot, Warga Kuatir Sumber Air Bersih Terganggu.

LUWU TIMUR, kitaindonesia.Com, — Rencana perluasan area penambangan PT PUL di wilayah Blok Satu, Salo Ciu, Desa Atue, Kabupaten Luwu Timur, mulai menuai sorotan warga. Dalam sosialisasi yang digelar di Kantor Desa Ussu, Kamis (20/8), masyarakat mempertanyakan sejumlah dampak yang berpotensi muncul apabila aktivitas penambangan diperluas.

Selain persoalan kedekatan area penambangan dengan permukiman dan rumah warga, masyarakat juga menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan sumber air bersih yang selama ini dimanfaatkan warga.

Warga khawatir perluasan area penambangan dapat memengaruhi kondisi sumber air, baik dari sisi ketersediaan maupun kualitasnya. Kekhawatiran tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, warga mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan asesmen secara menyeluruh.

Pemeriksaan lapangan dinilai penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya, termasuk posisi area rencana perluasan tambang terhadap permukiman, rumah warga, serta sumber-sumber air yang digunakan masyarakat.

Masyarakat meminta pemerintah memastikan bahwa rencana perluasan area penambangan tidak mengorbankan keselamatan warga maupun keberlangsungan sumber air bersih.

Bagi warga, persoalannya bukan sekadar seberapa luas area tambang akan diperluas, tetapi apa dampaknya terhadap ruang hidup dan sumber kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PT PUL maupun DLH Luwu Timur terkait kekhawatiran warga mengenai jarak lokasi penambangan dan potensi gangguan terhadap sumber air bersih.(*)

banner 400x130

Pos terkait

banner 400x130