Hangatnya Kepedulian Kapolres Labusel Saat Menjenguk Korban Kecelakaan

Sumut.kitaindonesia.com Di balik hiruk-pikuk jalanan yang tak pernah benar-benar tidur,sebuah musibah menyisakan luka dan kecemasan. Namun pada Jumat pagi (12/12/2025),di RSU Nur Aini Blok Songo,kehadiran Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P.Sembiring Muham,S.I.K.,menjadi semacam cahaya kecil yang menembus dinding duka.

Dengan langkah yang sarat empati,Kapolres meluangkan waktu menjenguk Muhammad Syahnan (55),korban kecelakaan truk yang terjadi di Jalinsum,Dusun Si Jambu,Desa Sisumut,sehari sebelumnya.Musibah itu meninggalkan luka berat,termasuk patah tulang terbuka pada kaki kiri—luka yang bukan hanya dirasakan pada tubuh,tetapi juga mengguncang batin keluarga yang menanti dengan hati tak menentu.

Didampingi oleh PS Kasat Lantas IPTU Rostati Sihombing,S.Psi.,M.Psi.,Direktur RSU Nur Aini Dr.Dedi Irawan Nasution,serta Kanit Kamsel Sat Lantas AIPDA Alexander Panggabean,Kapolres melihat langsung kondisi korban yang kini ditangani intensif oleh tim medis.Tatapan penuh perhatian dan bahasa tubuh yang tulus seolah menepis jarak antara petugas negara dan masyarakat yang sedang diuji oleh keadaan.

Dalam suasana yang hening namun sarat harapan,Kapolres menyampaikan ungkapan empati dari lubuk hatinya.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami Pak Syahnan.Semoga beliau lekas pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada,terlebih di jalur rawan kecelakaan seperti Jalinsum,”tutur AKBP Aditya dengan nada lembut yang menguatkan.

Kata-kata itu seakan menjadi balsam yang menenangkan hati keluarga korban.Di tengah ketakutan dan kesedihan,perhatian yang datang bukan sebagai formalitas, tetapi sebagai wujud kehadiran manusiawi,menjadi oase di tengah badai.

Perwakilan keluarga tak kuasa menahan haru.Dengan suara bergetar,mereka menyampaikan rasa terima kasih yang mengalir dari tempat paling dalam di hati.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajarannya.Kehadiran beliau memberi kekuatan bagi kami.Perhatian ini tidak akan kami lupakan,”ujar keluarga dengan mata yang menyimpan campuran syukur dan kesedihan.

Kunjungan itu meninggalkan pesan mendalam:bahwa di balik seragam,ada hati yang turut merasakan pedih masyarakat;bahwa pelayanan bukan hanya tentang penegakan hukum,tetapi juga tentang mengulurkan tangan ketika ada yang terjatuh.

Dalam setiap musibah,selalu ada yang patah ada yang terluka.Namun di antara cela-cela rasa sakit itu,selalu mungkin tumbuh secercah harapan dari tangan-tangan yang peduli dari doa-doa yang tulus dan dari kepedulian yang menjadi penyembuh bagi hati yang sedang goyah. (*jp)

banner 400x130

Pos terkait

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *