Tak Sekadar Seremoni, KSPSI Sulsel Siapkan Langkah Tegas terhadap Perusahaan Nakal di May Day 2026

Makassar kitaindonesia.com —   Menjelang peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2026, DPD KSPSI Sulawesi Selatan bergerak cepat membangun kekuatan dan dukungan politik. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi, di Kantor DPRD Sulsel, Jalan A.P Pettarani, Rabu (22/04/2026).

Audiensi ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Di balik pertemuan tersebut, KSPSI Sulsel membawa pesan tegas: masih banyak persoalan ketenagakerjaan yang belum terselesaikan, dan sejumlah perusahaan diduga masih mengabaikan hak-hak buruh.

Dipimpin langsung oleh Sekretaris DPD KSPSI Sulsel, Abd. Muis, S.H, bersama jajaran pengurus, organisasi buruh ini menyerahkan surat permohonan dukungan kegiatan May Day 2026 kepada Ketua DPRD Sulsel.

Namun lebih dari itu, mereka juga menyampaikan adanya beberapa perusahaan bermasalah yang akan menjadi perhatian serius dalam pra kondisi May Day.

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa May Day tahun ini tidak hanya akan diwarnai kegiatan seremonial, tetapi juga akan menjadi panggung perlawanan terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai merugikan pekerja.

“Kami tidak ingin Hari Buruh hanya menjadi seremoni tahunan. May Day harus menjadi momentum perjuangan nyata bagi buruh untuk menyuarakan hak dan melawan ketidakadilan,” tegas salah satu pengurus dalam audiensi tersebut.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa gerakan buruh di Sulawesi Selatan sedang bersiap mengonsolidasikan kekuatan, termasuk membuka persoalan-persoalan ketenagakerjaan yang selama ini terpendam.

Dalam audiensi tersebut, DPD KSPSI Sulsel menegaskan bahwa ada perusahaan-perusahaan yang akan disikapi karena dinilai tidak menjalankan kewajibannya terhadap pekerja secara adil. Jika tidak ada penyelesaian, persoalan ini berpotensi menjadi sorotan utama dalam momentum May Day 2026.

Ketua DPRD Sulsel, drg. Andi Rachmatika Dewi, menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan May Day serta aspirasi para pekerja.

Dukungan DPRD ini dinilai penting sebagai bentuk keberpihakan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan buruh di Sulawesi Selatan.

Dengan dukungan tersebut, DPD KSPSI Sulsel memastikan peringatan May Day 2026 akan menjadi momentum konsolidasi besar bagi kaum buruh, bukan hanya untuk merayakan Hari Buruh, tetapi juga untuk menekan perusahaan-perusahaan yang masih abai terhadap hak pekerja.

Jika hak-hak buruh terus diabaikan, maka May Day 2026 bisa menjadi panggung perlawanan terbuka.(*)

banner 400x130

Pos terkait

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *