LUWU TIMUR KITA-INDONESIA.COM,— Aliansi Masyarakat Luwu Timur Anti Korupsi (Aliansi Muak) memastikan agenda aksi terkait polemik pengadaan ambulans desa melalui program CSR PT Vale Indonesia Tbk tetap akan dilaksanakan.
Namun, format aksi mengalami perubahan. Jika sebelumnya direncanakan dalam bentuk demonstrasi terbuka di beberapa titik, kini aksi difokuskan pada agenda audiensi dengan dua instansi, yakni Kejaksaan Negeri Luwu Timur dan DPRD Luwu Timur, yang selanjutnya akan ditutup dengan agenda jumpa pers atau konferensi pers kepada publik dan media.
Keputusan tersebut diambil karena hingga menjelang pelaksanaan aksi, Aliansi Muak menilai belum ada klarifikasi resmi yang disampaikan secara terbuka kepada publik, baik dari pihak vendor pengadaan, pemerintah daerah maupun PT Vale Indonesia.
Juru Bicara Aliansi Muak, DG Muri (inisial), mengatakan sebelumnya pihaknya sempat memberi ruang untuk adanya klarifikasi. Namun karena publik belum mendapatkan penjelasan resmi secara terbuka, agenda aksi tetap dilanjutkan.
“Kami sempat memberi ruang untuk klarifikasi. Tapi sampai hari ini belum ada penjelasan resmi secara terbuka kepada publik dari pihak vendor, Pemda maupun PT Vale. Karena itu agenda tetap kami lanjutkan,” tegas Muri.
Menurutnya, perubahan agenda dilakukan agar fokus perjuangan lebih mengarah pada upaya meminta penjelasan langsung dari lembaga terkait.
Titik Kumpul di Depan Polres Luwu Timur
DG Muri menjelaskan, massa aksi akan terlebih dahulu berkumpul di depan Polres Luwu Timur sebelum bergerak menuju Kejaksaan Negeri Luwu Timur untuk melakukan audiensi terkait berbagai dugaan dan keresahan publik yang berkembang.
Setelah agenda di Kejaksaan selesai, Aliansi Muak akan melanjutkan audiensi di Kantor DPRD Luwu Timur.
Dalam audiensi tersebut, Aliansi Muak berharap DPRD Kabupaten Luwu Timur dapat menghadirkan seluruh pihak terkait dalam polemik pengadaan ambulans CSR Vale.
“Kami berharap DPRD bisa menghadirkan pihak vendor, pemerintah daerah dan PT Vale agar persoalan ini dibuka secara terang di depan publik,” kata Muri.
Aliansi Muak Gelar Jumpa Pers
Usai seluruh rangkaian audiensi selesai, Aliansi Muak juga memastikan akan menggelar jumpa pers untuk menyampaikan hasil pertemuan kepada masyarakat dan media.
Jumpa pers tersebut, kata Muri, dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik terkait perkembangan polemik ambulans CSR Vale yang saat ini menjadi perhatian luas masyarakat Luwu Timur.
“Setelah audiensi selesai, kami akan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik melalui konferensi pers,” ujarnya.
Aliansi Muak menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari tekanan moral agar seluruh pihak terkait membuka persoalan pengadaan ambulans CSR Vale secara terang dan transparan kepada masyarakat. (*)











