Luwu Timur, kitaindonesia.Com— Entah sudah berapa kali seorang warga lanjut usia bolak-balik mendatangi mesin ATM, berharap ada kabar baik dari rekening bantuan lansia miliknya. Namun harapan itu kembali pupus. Hingga memasuki akhir Mei 2026, bantuan yang ditunggu belum juga masuk ke rekening penerima.
Dengan raut wajah sedih, orang tua tersebut mengaku sudah lima bulan menanti pencairan bantuan lansia dari pemerintah. Keluhan itu disampaikannya kepada Hizbullah, salah satu anggota JAKAM Luwu Timur, pada Jumat siang, 22 Mei 2026.
“Sudah memasuki lima bulan bantuan lansia kami tunggu. Harapan kami bulan Mei ini sudah ada yang masuk,” ujarnya lirih.
Ia mengaku sangat berharap bantuan tersebut segera cair karena kebutuhan hidup sehari-hari semakin mendesak, terlebih menjelang Hari Raya Iduladha. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengatakan bantuan itu sangat berarti bagi para lansia yang menggantungkan harapan pada program pemerintah.
“Saya sangat berharap ada uang untuk dipakai lebaran,” katanya pelan.
Lansia tersebut meminta identitasnya tidak disebutkan. Namun ia berharap suara dan keluhan para lansia di Kabupaten Luwu Timur dapat sampai kepada pemerintah daerah.
“Tolong sampaikan kepada pemerintah bahwa inilah perasaan yang dirasakan seluruh lansia di Luwu Timur. Kami juga tidak pernah diberi penjelasan kenapa terjadi keterlambatan. Bahkan kami sempat bertanya-tanya, masih adakah program lansia itu dari pemerintah,” ungkapnya.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat mengingat kembali komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye dahulu, terutama terkait perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat kecil dan para lanjut usia.
“Seperti pada janji saat berkampanye dulu,” ucapnya singkat penuh harap.
Di akhir penyampaiannya, ia menitipkan salam kepada Bupati Irwan Bahri Syam sembari berharap pemerintah daerah tidak melupakan masyarakat lanjut usia yang sangat membutuhkan perhatian dan kepastian bantuan sosial tersebut.
“Kami titip salam kepada Pak Bupati. Semoga berkah dan tidak melupakan kami para lansia,” tuturnya.(*)











