Ketua JAKAM Luwu Timur Apresiasi Langkah Cepat Kejari Malili Tangani Kasus Ambulans CSR

 

Luwu Timur, kitaindonesia.-Com,- Ketua Jaringan Koalisi Aktivis  Masyarakat Lingkar Tambang Luwu Timur,  (JAKAM) Luwu Timur, Jois Andi Baso, mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Negeri Luwu Timur dalam menangani dugaan permasalahan pengadaan ambulans desa yang bersumber dari dana CSR PT Vale Indonesia.

Menurut Jois, peningkatan status penanganan perkara ke tahap penyidikan menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam merespons keresahan masyarakat yang selama beberapa bulan terakhir mempertanyakan nasib pengadaan ambulans tersebut.

Kami memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Luwu Timur yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan permasalahan ambulance. Langkah ini menunjukkan komitmen penegakan hukum serta upaya menghadirkan kepastian bagi masyarakat yang menunggu realisasi program ambulans desa,” ujar Jois Andi Baso, Sabtu (20/6/2026).

Ia berharap proses penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan independen dengan menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat tanpa pandang bulu. Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan kepastian hukum, tetapi juga kejelasan mengenai keberadaan dana dan realisasi ambulans yang menjadi hak desa penerima manfaat.

Jois menegaskan bahwa pengusutan kasus ini harus mampu mengungkap fakta yang sebenarnya, termasuk alur pengambilan keputusan, mekanisme pengadaan, serta penggunaan dana yang telah disalurkan dalam program tersebut.

“Yang paling penting adalah masyarakat mendapatkan kejelasan. Jika ada pelanggaran, harus diproses sesuai hukum. Jika ada hak masyarakat yang belum terpenuhi, harus segera direalisasikan,” tegasnya.

JAKAM Luwu Timur menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga tuntas. Organisasi itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses hukum dan memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara objektif berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada.

Kasus pengadaan ambulans desa dari dana CSR PT Vale Indonesia saat ini menjadi salah satu perhatian publik di Luwu Timur, menyusul belum terealisasinya pengadaan yang nilainya mencapai miliaran rupiah dan melibatkan puluhan desa penerima manfaat.(*)

banner 400x130

Pos terkait

banner 400x130