Luwu Timur, kitaindonesia. Com, – Terbitnya buku Dari Ruang Kuliah ke Industri Perikanan: Jejak Pemikiran Dr. Basmi Said mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari sahabat Dr. Basmi Said, S.E., M.Si., yakni Jois Andi Baso, yang menilai buku tersebut sebagai warisan intelektual yang penting bagi dunia pendidikan, perikanan, dan pembangunan daerah.
Menurut Jois Andi Baso, buku ini bukan sekadar mengisahkan perjalanan hidup seorang akademisi, tetapi juga merekam gagasan, pengalaman, dan pengabdian Dr. Basmi Said, S.E., M.Si. dalam membangun sektor perikanan dan ekonomi bahari Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas terbitnya buku Dari Ruang Kuliah ke Industri Perikanan. Saya meyakini buku ini akan sangat menarik untuk dibaca. Selain dikenal sebagai akademisi, praktisi, dan pemikir di bidang perikanan, Dr. Basmi Said, S.E., M.Si. juga merupakan seorang seniman. Perpaduan antara ketajaman berpikir ilmiah dengan jiwa seni yang beliau miliki tentu akan menghadirkan karya yang tidak hanya kaya akan gagasan, tetapi juga indah dalam penyampaian dan mudah dinikmati oleh pembaca,” ujar Jois Andi Baso.
Jois menambahkan, sosok Dr. Basmi Said, S.E., M.Si. telah menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, dokumentasi pemikiran beliau dalam bentuk buku merupakan kontribusi penting yang layak diapresiasi.
Ia berharap buku tersebut menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, birokrat, pelaku usaha perikanan, maupun masyarakat luas yang ingin memahami bagaimana ilmu pengetahuan dapat diimplementasikan dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
“Semoga buku ini menjadi amal jariyah ilmu bagi beliau, menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya, berpikir kritis, dan mengabdikan ilmunya demi kemajuan bangsa. Saya juga berharap akan lahir karya-karya berikutnya yang semakin memperkaya khazanah pemikiran Indonesia, khususnya di bidang kelautan dan perikanan,” tutup Jois Andi Baso.(*)











