Luwu Timur – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, pada Selasa malam (28/4/2026) menyebabkan luapan air di dua dusun di Desa Lagego, yakni Dusun Mar-Mar dan Dusun Batangge.Luapan air bahkan merendam Jalan Poros Trans Sulawesi, tepat di depan tugu gerbang PTPN Burau, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas. Air bercampur lumpur mengalir deras di badan jalan dan menyebabkan kemacetan sesaat di lokasi kejadian.

Kepala Desa Lagego, Akbar, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menjelaskan bahwa luapan air mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WITA, sesaat setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Luapan air ini terjadi sekitar jam 8 malam ba’da isya. Alhamdulillah, kurang lebih satu jam hujan berlangsung dan luapan air juga sudah mulai berkurang. Kami cek saat ini tidak ada rumah warga yang terdampak, namun ada beberapa jalan dusun yang terkikis dan drainase rusak serta tertutup lumpur,” ujar Akbar melalui pesan WhatsApp.
Ia menambahkan, meskipun kondisi air mulai surut, pemerintah desa tetap melakukan pemantauan terhadap kemungkinan hujan susulan dan dampak lain yang dapat terjadi.
“Besok kami akan cek lagi karena sudah jauh malam, dan tetap kami pantau laporan-laporan dari warga serta memantau jika hujan kembali turun. Untuk saat ini arus lalu lintas mulai normal, yang sebelumnya sempat terjadi kemacetan karena luapan air dan lumpur mengalir di jalan poros,” lanjutnya.
Menurut Akbar, pemerintah desa juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kecamatan dan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Kejadian ini juga telah kami laporkan ke pemerintah kecamatan dan daerah serta instansi terkait. Kita berharap semoga hujan tidak turun lagi sembari menunggu penanganan selanjutnya esok hari,” tutupnya.
Meski tidak ada laporan rumah warga yang terdampak maupun korban jiwa, warga tetap diminta waspada terhadap potensi luapan air susulan apabila intensitas hujan kembali meningkat.(*)














