Sumut.kitaindonesia.com —Dari lorong nurani yang paling dalam,kepedulian kembali menemukan jalannya.Di tengah luka alam yang belum sepenuhnya sembuh di Kabupaten Tapanuli Selatan, Polres Labuhanbatu Selatan kembali mengulurkan tangan kemanusiaan.Sabtu (13/12/2025), bantuan sosial kemanusiaan tahap ke empat diberangkatkan, bukan sekadar membawa logistik, tetapi juga harapan, tenaga dan ketulusan.
Langkah ini bukan rutinitas seremonial. Ini adalah ikhtiar sunyi yang lahir dari empati. Polres Labuhanbatu Selatan mengerahkan tiga unit dump truck, dua unit alat berat excavator, satu unit truk pengangkut sembako, serta satu unit mobil mini bus yang membawa sepuluh personel Polri. Semua bergerak menuju satu tujuan: membantu saudara-saudara yang tengah berjuang bangkit dari bencana.
Di balik deru mesin alat berat dan perjalanan panjang yang ditempuh, tersimpan tekad untuk membuka kembali akses yang terputus, menyingkirkan reruntuhan, serta menghadirkan rasa aman di tengah kecemasan warga. Alat berat menjadi simbol kerja nyata, sementara kehadiran personel Polri adalah pesan bahwa mereka tidak sendiri.
Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P.Sembiring Muham,S.I.K., menegaskan bahwa bantuan tahap IV ini merupakan panggilan hati dan tanggung jawab moral Polri kepada masyarakat.
“Kami tidak hanya mengirimkan bantuan logistik,tetapi juga alat berat dan personel agar dapat membantu percepatan evakuasi,pembukaan akses jalan,serta memberikan pertolongan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana di Tapanuli Selatan,”tutur Kapolres dengan penuh keteguhan.
Lebih dari itu, kehadiran Polri di lokasi bencana diharapkan menjadi pelipur lara memberi rasa aman, menyuntikkan semangat dan menyalakan kembali harapan di tengah keterbatasan.
“Polri hadir untuk kemanusiaan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak,”tambahnya.
Pelepasan rombongan bantuan berlangsung di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan, disaksikan oleh Wakapolres KOMPOL Ramsen Samosir,S.H.,M.H., Kabag Ops AKP Nelson Silalahi,S.H.,M.H., Kasi Propam AKP Dermaga Tarigan, Kasat Samapta AKP Hotman Sirait, Kasat Binmas AKP Haposan Sitinjak, serta para perwira dan brigadir Polres Labuhanbatu Selatan.
Di tengah keterbatasan dan duka, kegiatan ini menjadi penanda kuat bahwa solidaritas kemanusiaan tak mengenal batas wilayah. Polres Labuhanbatu Selatan kembali menegaskan komitmennya: hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai saudara, sebagai penguat dan sebagai penggerak harapan saat kemanusiaan paling membutuhkan.














