Pemda Lutim Adakan Pelatihan SIO Kemnaker TA 2025, 40 Peserta dari LPKS Syiar Utama Ikut Ambil Bagian

KITA-INDONESIA.COM,  Luwu Raya — Program Pelatihan dan Pembinaan Operator Alat Berat resmi dimulai. Kegiatan Sertifikasi Operator Dump Truck dan Excavator dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tersebut digelar di Hotel Sikumbang Tomoni dan berlangsung selama empat hari, dimulai hari ini. Senin 8 Desember 2025

Tahun ini, LPKS Syiar Utama Luwu Timur kembali dipercaya sebagai salah satu lembaga pelaksana dan berhasil memperoleh kuota lebih dari 40 peserta dari total 200 peserta. Program pelatihan menggunakan anggaran APBD sebesar Rp 1,28 Miliar.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Ramadhan, dan turut dihadiri oleh:

1. Kadis Disnaker Luwu Timur – Joni Patabi
2. Kabid Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Luwu Timur – Hariady
3. Perwakilan Disnaker Provinsi Sulawesi Selatan – Fuad
4. Direktur PJK3 – Mufti

SAMBUTAN SEKDA RAMADHAN

Dalam arahannya, Sekda Ramadhan menekankan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing di sektor industri yang berkembang di Luwu Timur.

“Harapan Pemda agar anak-anak Luwu Timur dapat mendominasi seluruh sektor tenaga kerja di daerah sendiri. Jangan sampai anak Lutim hanya menjadi penonton di kampung sendiri,” tegasnya.

Ramadhan juga memastikan bahwa Pemkab Lutim akan menambah kuota pelatihan SIO tahun depan, mengingat kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.

APRESIASI LPKS SYIAR UTAMA

Ilham Salju, Sekretaris LPKS Syiar Utama yang hadir mendampingi peserta dan mengurus koordinasi lembaga, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas kepercayaan yang kembali diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda Luwu Timur, khususnya Disnakertrans, yang telah memberikan ruang dan kesempatan bagi LPKS Syiar Utama. Program ini sangat berarti bagi peserta yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang operator alat berat,” ujarnya.

Ia juga berharap agar program seperti ini terus berkelanjutan dan semakin berkembang.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya berhenti di tahun ini. Semoga tahun depan kuota bisa ditambah, sehingga makin banyak anak-anak Lutim yang memperoleh sertifikasi resmi dan memiliki daya saing kuat di dunia kerja,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi untuk bersaing di sektor pertambangan, konstruksi, dan industri lainnya di Kabupaten Luwu Timur. (*)

banner 400x130

Pos terkait

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *