Luwu Timur, kitaindonesia.com – Video dan potongan pernyataan terkait program bantuan lansia “Ibas-Puspa” kembali beredar luas di sejumlah grup WhatsApp masyarakat Luwu Timur pada 23 Mei 2026. Dalam unggahan yang ramai diperbincangkan warga itu, muncul kembali rekaman janji kampanye mengenai bantuan Rp1 juta per bulan bagi seluruh lansia.
Dalam jejak digital kampanye tersebut, pasangan Ibas – Puspa disebut menjanjikan bahwa setiap lansia akan menerima bantuan sebesar Rp1 juta. Bahkan dijelaskan, apabila dalam satu rumah terdapat dua orang lansia, maka keduanya tetap akan memperoleh bantuan masing-masing 1 juta. Jadi kalo suami istri maka mendapatkan 2 juta.
Program itu saat kampanye disebut telah melalui kajian matang dan perhitungan para ahli sehingga dinilai mampu dijalankan melalui anggaran daerah.
Tak hanya itu, Herdinang, sebagai bagian dari tim sukses juga kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya ramai dibagikan ulang di media sosial dan grup WA.

Dalam rekaman yang beredar, ia disebut menyampaikan bahwa masyarakat “tinggal menekan 123 langsung keluar 1 juta” untuk program bantuan tersebut.
Pernyataan itu memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama para lansia yang hingga kini sudah 5 bulan mengaku masih menunggu realisasi bantuan yang pernah dijanjikan saat kampanye politik.
“Sudah 5 bulan menunggu, tiap kali cek ATM masih kosong,” ujar salah seorang warga lansia dalam percakapan yang turut beredar di media sosial.
Herdinang juga mengatakan, Program bantuan lansia tersebut juga dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia yang menjamin hak sosial bagi masyarakat usia lanjut.
Ramainya kembali rekaman kampanye itu memunculkan harapan sekaligus pertanyaan di tengah masyarakat terkait kepastian pelaksanaan program “Ibas-Puspa”. Warga berharap pemerintah segera memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan kebingungan dan keresahan di kalangan lansia penerima manfaat.(*)









