Luwu Timur, kitaindonesia. Com,- Program Ambulans Garda Sehat SDGs sejatinya lahir sebagai simbol kepedulian terhadap masyarakat. Dana CSR PT Vale yang disebut mencapai sekitar Rp6,8 miliar diharapkan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat bagi 24 desa pemberdayaan. Sirine ambulans seharusnya menjadi penanda hadirnya harapan, bukan awal dari polemik hukum.
Namun, yang kini terdengar justru gaung penyelidikan aparat penegak hukum.
Penggeledahan yang dilakukan penyidik kejaksaan terhadap rumah vendor, Erwin Sandi, menunjukkan bahwa perkara ini tidak lagi sebatas isu atau perbincangan di ruang publik. Masyarakat tentu berharap langkah tersebut menjadi bagian dari proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berlandaskan alat bukti.
Kasus ini bukan hanya tentang kendaraan ambulans. Ini adalah ujian atas akuntabilitas pengelolaan dana CSR yang semestinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika program sosial yang menyangkut pelayanan kesehatan berubah menjadi objek penyelidikan hukum, kepercayaan publik ikut dipertaruhkan.
Publik tidak membutuhkan drama. Yang dibutuhkan adalah kepastian hukum. Jika memang tidak ditemukan pelanggaran, sampaikan secara terbuka. Sebaliknya, jika penyidikan menemukan bukti yang cukup mengenai adanya tindak pidana, maka siapa pun yang bertanggung jawab harus diproses tanpa pandang bulu.
Tidak boleh ada kesan bahwa hukum berhenti di tengah jalan karena kedekatan, jabatan, atau pengaruh tertentu. Penegakan hukum hanya akan dipercaya apabila dilakukan secara independen dan konsisten.
Hari ini sirine ambulans masih menjadi simbol pelayanan kepada masyarakat. Namun apabila proses hukum nantinya membuktikan adanya penyimpangan dan berujung pada penetapan tersangka serta putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, maka sirine mobil tahanan akan menjadi simbol bahwa hukum akhirnya mengambil alih panggung.
Masyarakat Luwu Timur sedang menyaksikan. Mereka menunggu bukan sekadar janji, melainkan keberanian aparat untuk menuntaskan perkara ini hingga terang-benderang. Sebab keadilan bukan hanya harus ditegakkan, tetapi juga harus terlihat ditegakkan.(*)









