Lutim.kitaindonesia.com – Anggota DPRD Luwu Timur, Muhammad Nur kembali melakukan Reses perseorangan di Dusun Sumbernyiur Desa Lampenai, kecamatan Wotu, Minggu 14 Desember 2025.
Muhammad Nur atau yang akrab disapa Cicik menggelar reses perseorang masa sidang ke 1 tahun 2025/2026, antusias masyarakat menghadiri acara nampak dengan jumlah ratusan khusus di dusun tersebut.
Dalam reses tersebut, Cicik yang juga sebagai ketua Fraksi PDIP DRPD Luwu Timur turut didampingi utusan dari Dinas Pertanian dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Luwu Timur.
” Hari ini saya memilih Sumbernyiur tempat reses untuk mendengar langsung masukan dari masyarakat, karena Disni mayoritas pertanian, maka saya akan fokuskan untuk pertanian tahun depan,” Sambut Muhammad Nur.
Sejumlah masukan dari masyarakat mewarnai serapan aspirasi khususnya infrastruktur pertanian. Sejumlah Tokoh masyarakat menerangkan, hingga saat ini masih banyak kelompok tani masih menggunakan irigasi tersier tempo dulu demikian pula dengan jalan tani.
Sejumlah permohonan infrastruktur pertanian dari masyarakat ini telah menjadi catatan khusus Muhammad Nur untuk selanjutnya dikawal hingga saatnya direalisasikan.
” Memang sangat perlu irigasi ini demikian dengan jalan tani yang disebutkan tadi, semua ini penunjang pertanian dan harus menjadi perhatian,” ungkap Cicik.
Selain menerima aspirasi masyarakat secara langsung, Cicik juga mengingatkan kembali kepada masyarakat agar setiap bantuan yang sifatnya berkelompok dapat dikelola secara kelompok tidak dengan cara pribadi.
” Ini ada juga keluhan dari masyarakat terkait bantuan yang seharusnya dikelola secara kelompok namun dikelola sendiri, bahkan diluar sana ada yang sampai dijual, kita semua berharap tidak terjadi disini,” Harapnya.
Adapun soal bantuan sosial, Cicik juga menyampaikan bahwa untuk bantuan sosial seperti lansia hanya ada penambahan kuota sebanyak 800 di tahun 2026 yang sebelumnya 3.000.
Demikian halnya dengan bantuan pendidikan mahasiswa, Cicik juga mengusulkan dua jenis bantuan mahasiswa, diantaranya beasiswa dan bantuan mahasiswa.
” Jadi tahun depan itu delapan ratus tambahan kartu lansia, kalau mahasiswa ini akan kita usulan beasiswa dan bantuan mahasiswa, kalau beasiswa untuk prestasi, bantuan mahasiswa itu semua mahasiswa dapat, dengan jumlah yang berbeda,” imbuhnya.
Sebelum menutup resesnya, Cicik meminta agar semua yang diusulkan masyarakat bersifat prioritas segera didokumentasikan untuk selanjutnya ditindaklanjuti.














