Lutim.kitaindonesia.com — Pekerjaan penimbunan jalan tani di Dusun Tetemasea, Desa Tampinna Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur, mendapat apresiasi dari warga. Infrastruktur yang sebelumnya sulit dilalui kini dinilai jauh lebih layak dan aman, khususnya untuk menunjang aktivitas pertanian masyarakat.
Pekerjaan fisik dilakukan pada ruas jalan sepanjang 615 meter dengan lebar badan jalan 3 meter. Pelaksanaan penimbunan menggunakan material timbunan yang dihampar dengan menggunakan eksavator, kemudian dipadatkan secara mekanis menggunakan alat berat Bomag guna mencapai tingkat kepadatan sesuai standar teknis konstruksi.
Adapun Proses pemadatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebagai bagian dari pengawasan teknis di lapangan, Selasa (6/01/2026).

Kepala Desa Tampinna, Muh. Yusuf, menyampaikan rasa puas atas hasil pekerjaan yang telah dicapai. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak pengelola kegiatan yang dinilai telah bekerja maksimal sehingga kualitas jalan tani kini lebih baik dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah desa Tampinna berharap hasil pembangunan tersebut dapat dijaga dan dipelihara secara berkelanjutan.
Sementara itu, warga Dusun Tetemasea menyebut kondisi jalan tani sebelum dilakukan penimbunan kerap becek dan licin, terutama saat musim hujan, sehingga menyulitkan pengangkutan hasil pertanian.
Dengan adanya peningkatan kualitas jalan, mobilitas petani kini lebih lancar dan waktu tempuh menuju lahan pertanian menjadi lebih efisien.
Masyarakat berharap ke depan pemerintah dapat kembali meningkatkan kualitas infrastruktur pertanian agar menunjang produktivitas dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.












